Jemawa
Dada jemawa
terasa, mengudara di ujung semesta
mencekik nurani yang menangis meronta-ronta
Ini hati penuh duri luka
Mengapa tidak di tanganmu, wajahmu atau mata lentikmu
Malah di tapakmu, kau bilang ada sesuatu
Ah, ternyata aku tak lebih sedari halu
Rendahkan saja aku, di dasar kerakMu
Biar tak satupun mengusik, menggauliku
Kalau saja hidayahMu tak mau berkuasa
Sampai akhirpun, aku begini sahaja
Darul Abror, 1438 H.
Komentar
Posting Komentar