The Masterpiece

 Eko Aji Priyatno

 

Li man?[1] (٢)

 

Ya Habibal qalbi[2],

Lihat penerbang itu

Matanya terpejam, berlenggok elok

Bersama dentuman bedug kyai kanjeng

Aku pun lena di setiap iramanya

Kerlip mataku disemai sanjungan-sanjungan

Di atas permadani di bawah mentari malam pagi

Bernaungkan aliran doa-doa

Li man?

 

Malam ini batinku terhangatkan

Keringatnya hangat mewangi teriring

Sorak-sorai para pecinta

Di sela tangisan-tangisan para perindu

Bersama bulan menahan tetesannya

Mengalir ditemani bintang-bintang fajar

Hembuskan kedamaian abadi

 

Masya Allah,

Bukan malaikat, bukan matahari

Hanya cipratannya mengalahkan segalanya

Kulihat rona Abah Kyai

Menjelma bayang-bayang cintamu

Bersamamu kah wahai Nabi?

 

 

 

 

Assalamu’alaika ya.. ya.. Rasullallah.. [3]

Di atas hamparan satir kelambu biru

Gadis pondokkan itu, berderai membisikkan namamu

Manunggal bersama asma agungNya

 

Iringan santri putri menebarkan kalam-kalam

Getar-getar jiwanya menyatu menjadi panggung para Kyai

Menerbangkan doa-doa jelang senja

Maha guru merayakan shalawat para santri

 

Di malam kelahiran sang Baginda

Burung-burung berkicau, dalam syairnya

Cahaya terpancar dalam wajah di setiap baitnya

Aku bernyanyi bersama syariatNya

Menuju kesadaran hakikat cintaNya

 

Ya Tibbil qulub[4],

Tenggelam sedalam hati yang terlalu mati

Tertawan cinta yang tak semestinya

Kelap-kelip cahayamu

Menyinari disetiap sisi-sisinya

Menjadi cahaya di atas cahaya

Malu,

Kualirkan doaku untukmu

Akhirnya kembali padaku dalam cintaNya

 

Sayangnya, mahabbahku[5] pada cinta

Belum padamu atau padaNya

Maka mendekatku pada sang Mursyid

Setidaknya terbawa cinta segitigaNya

Antara aku baginda dan sang Dia

 

Tersebab putih cintanya

Suci pujiannya

Butir-butir doa merdunya shalawat

Mengapa engkau tidak sadar

untuk apa, untuk siapa?

Li man?

 

Cikembulan, 17 Rabi’ul Awal 1439 Hijriyah


[1] Li man ialah kata yang berasal dari Bahasa Arab yang berarti (untuk siapa)

[2] Ya Habibal Qalbi ialah kata yang berasal dari Bahasa Arab yang berarti (Wahai Kekasih Hati)

[3] Assalamu’alaika ya Rasulallah adalah kata yang berasal dari Bahasa Arab yang berarti (keselamatan untukmu wahai utusan Allah)

[4] Ya Tibbil Qulub ialah kata yang berasal dari Bahas Arab yang berarti (wahai obat hati)

[5] Mahabbah ialah yang berasal dari Bahas Arab yang berarti cinta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMI (2)

Jemawa